Diduga Piutang Pajak  Kab. Kupang Melebihi Ratusan Miliar

Reporter : Ariyanto Tulle
Editor : Redaksi
  • Bagikan
PenaIndonesia

PENA-INDONESIA COM. Hingga saat ini piutang pajak galian C atau pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan ( MBLB) dari para Ijin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) di Kabupaten Kupang melebihi Rp 100 Milyard.

Hal ini disampaikan Mesak Mbura, A Md Anggota Panitia Khusus (Pansus), Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kupang TA 2021  saat Rapat Pansus di Ruang DPRD Kabupaten Kupang. Kamis (14/07/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

Kepada PENA-INDONESIA.COM usai Rapat. Mesak Mbura. Politisi Partai Perindo ini  mengatakan, Jika penjelasan pemerintah  hasil  data piutang  pajak dari tahun 2017 – 2021 dan  piutang pajak retribusi dan galian C tersebut baru diestimasi mencapai  Rp100 milyard maka saya yakin melebihi  nilai estimasi tersebut.

Foto. Mesak Mbura,A.Md

Hal ini jelas Mesak Mbura, salah satu sumber penerimaan pendapatan Kabupaten Kupang sumber terbesar dari pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan ( MBLB), karena mulut tambang galian C, sangat luar biasa di Kabupaten Kupang.

Sehingga masalah piutang galian C oleh para pengusaha tambang masih terlilit problematika. untuk itu, Ia mendorong agar dibentuk tim penagih utang dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga :   DI MASA COVID, POLDA BANTEN TETAP PRIMA DAN PEDULI WARGA

” Saya (Mesak) sangat yakin kalau piutang tidak cuma 100 miliar saja.  Dugaan kuat lebih dari 100 miliar, karena tidak perlu hitung secara matematis juga bisa terbaca dari keseluruhan.  Untuk muatan perhari saja berapa kendaraan yang melewati jadi tidak perlu matematis.  Orang bodoh juga bisa hitung, apalagi kalau 1 kubik sebesar Rp. 40.000,- kalau untuk material pasir. Belum sertu, batu karang dan lainnya. Jadi kalau bicara 100 Miliar, Untuk itu kita perlu data sehingga siapa-siapa orang yang utang dari 403 orang bisa diketahui dari data.”  Ujar Mesak yang kutip.

  • Bagikan