Masalah Pupuk, Dewan Minta Bupati Rote Ndao Langsung Hadiri Rapat Dengar Pendapat

Reporter : Ariyanto Tulle
Editor : Arkhimes Molle
  • Bagikan
PenaIndonesia

PENA-INDONESIA.COM. Kebutuhan pupuk bagi petani di Kabupaten Rote Ndao dari tahun ke tahun menjadi jeritan yang tak teratasi pada periode lima tahun terakhir setelah lahirnya pupuk bersubsidi yang sudah menghabiskan APBD miliaran rupiah.

Kesulitan pupuk bagi petani akhirnya menjadi perhatian banyak pihak, mulai dari sidak Dewan, lapor – melapor bahkan beda pandang hingga munculnya pernyataan sejumlah pejabat yang saling menuduh alias ” Data, fakta dan hoax”

Swipe up untuk membaca artikel

Fenomena kesulitan Pupuk dan keluhan petani datang dari berbagai sudut dan tempat oleh para petani.

Keluhan petani kemudian disikapi Legislatif dengan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah daerah dan para pihak yang nengurus pupuk bagi petani mulai dari Produsen, Distributor dan Pengecer.

Pantauan Media ini, RDP sudah digelar selama dua hari namun hanya membuahkan scorsing akibat tidak ditemukan jalan keluar penyebab dan solusi masalah pupuk sesuai data dan fakta.

Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang digelar oleh Lembaga DPRD Rote Ndao selama dua hari tersebut yang di mulai Jumat, 25 dan Sabtu, 26 Maret 2022.

Baca Juga :   Dinas PUPR dan Konsutan Akui Pekerjaan Ruas jalan Kenamoen – Maeoe Rp. 6.3 M,- Gunakan Sirtu bermutuh Rendah Harus di Ganti.

RDP pertama dipimpin oleh Ketua DPRD Kab. Rote Ndao Alfred Saudila,A.Md hasilnya nihil dan RDP di Scors.

RDP kemudian dilanjutkan oleh Wakil Ketua Paulus Henuk,SH namun belum menghasilkan Kesimpulan apa-apa, RDP discors dan dilanjutkan Kembali pada Sabtu (26/03/2022)

RDP untuk hari kedua kembali menuai Scors dan akan dilanjutkan lagi
pada hari Rabu, 30 Maret 2022 yang akan datang.

  • Bagikan