Rudi Soik tantang Buang Sine serahkan Bukti “TERSANGKA LAIN” dalam kasus pembunuhan Astrid dan Lael

  • Bagikan
PenaIndonesia
Rudi Soik bersama Najwa Shihab ketika di undang ke acara Mata Najwa (foto koleksi pribadi Rudi Soik)

Bila om buang punya bukti tersangka lebih dari 2 bahkan 5, kalau itu fakta kenapa om Buang tidak serahkan ke Penyidik????

Kupang, pena-indonesia.com – Publik media sosial facebook di NTT, khususnya yang bergabung dalam Grup viktor lerik ( veki lerik ) bebas bicara bicara bebas ( VLBB ) tersentak membaca postingan akun Rudi Soik ZaZg-Wsa yang meminta klarifikasi dari Buang Sine yang dalam postigannya menyebutkan telah memberikan data kepada Rudi Soik perihal kasus pembunuhan Astrid dan Lael, sabtu, (18/12/2021)

Swipe up untuk membaca artikel

Siapa Rudi Soik atau Inspektur Polisi Dua (IPDA) Rudy Soik (Polisi Aktif)

Rudy Soik saat berpangkat Brigpol, pernah menghebohkan publik karena melawan atasannya saat bertugas di bagian Reserse Kriminal Umum Polda NTT 2014 silam. Saat itu rudi sangat viral karena dinilai sebagai Polisi yang berani pertaruhkan pekerjaannya untuk mengungkap persoalan mengenai Perdagangan Orang (Human Tracfiking), Rudi bahkan di undang dan diwawancarai khusus oleh Natwa Shihab di acara Mata Natwa.

Baca Juga :   12 Pati Mendapatkan Kenaikan Pangkat, 8 Kapolda Resmi Dirotasi Termaksud Kapolda NTT

Lalu siapakah Buang Sine..?

Tak kalah moncer dengan Rudi Soik, Buang Sine ketika masih aktif menjadi polisi (saat ini sudah pensiun dini) juga sudah cukup dikenal oleh netisen baik soal prestasi dan dedikasi sebagai penyidik kepolisian maupun melalui karya Seni dan Sastra, bahkan novel Karya Buang Sine sudah diterjemahkan dan diterbitkan dalam Bahasa Inggris. Buang Sine dengan Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) bertempat di Restoran Palapa kupang, adalah pihak pertama yang mengklarifikasi soal temuan mayat perempuan dan anak kecil yang ditemukan di Penkase-Alak Kota Kupang, saat itu TPFI menghadirkan Orang Tua dari terduga korban yang belum berhasil di indentifikasi.

  • Bagikan