Kadis DPMD Kab. Rote Ndao, KLARIFIKASI “Dua Calon Kades Suara terbanyak TERAKHIR datangi Bupati meminta dirinya di tetapkan Jadi Kades”

  • Bagikan
PenaIndonesia

Pena-indonesia.com. ROTE NDAO. Kepala DPMD Kab. Rote Ndao Yames M.K. Therik, SH mengajukan Klarifikasi terhadap soal “Dua Calon Kades Suara terbanyak TERAKHIR datangi Bupati meminta dirinya di tetapkan Jadi Kades”

Seperti sebelumnya dilangsir, pena-emas.com edisi 01 Januari 2020 dengan judul berita “Dua Calon Kades Suara terbanyak TERAKHIR datangi Bupati meminta dirinya di tetapkan Jadi Kades”.

Swipe up untuk membaca artikel

Kadis Yames Therik, ajukan klarifikasi terhadap pemberitaan tersebut secara tertulis melalui Surat Nomor : DPMD.140/01/I/Kab-RN/2012, Hal Klarifikasi Pemberitaan.

Dalam Klarifikasi tertulis tersebut Yames M.K. Therik, Membenarkan ada mantan Pj kepala desa Oebole, Mesak O Nggili. yang meminta kepada bupati untuk menetapkannya sebagai pemenang dan menggugurkan calon suara terbanyak.

Hal ini tertuang dalam surat penolakan hasil pemilihan kepala desa tahun 2020 atas nama yang bersangkutan. Tulisnya.

Ditegaskan, pada alinea terakhir bahwa menolak hasil pemilihan Kepala Desa Tahun 2020 dan memohon kepada pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk menetapkan calon kepala desa nomor urut 02 (dua) sebagai pemenang dan memberikan peringatan dan teguran keras kepada panitia pemilhan kepala desa Oebole tahun 2020 dan BPD desa oebole sebagai penanggungjawab pelaksanaan Pilkades Oebole Tahun 2020.

Baca Juga :   Pelantikan Pengurus DPC Partai Hanura Kab. Rote Ndao Periode  2020 - 2025

Selanjutnya, Bahwa mantan Pj Kades Tasilo atas nama Maria Foes hanya mengajukan keberatan kepada Bupati tanpa meminta menetapkannya sebagai pemenang sebagaimana sesuai dengan surat keberatan hasil Pilkades tahun 2020 Tanggal 20 Desember 2020 atas nama Maria Foes

  • Bagikan