Fenomena Tumbangnya Petahana dalam Pilkada 2020 di  NTT. “ Telah Terjadi Kebangkitan Masyarakat”

Reporter : Arkhimes Molle
Editor : Redaksi
  • Bagikan
PenaIndonesia

Selanjutnya, Kebangkitan masyarakat telah menumbangkan 9 kandidat Petahana pada 9 Kabupaten yang ikut Pilkada di NTT menunjukan masyarakat telah meletakan keinginan adanya perubahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada semua sektor dengan menetapkan pilihan pada kandikat yang baru dan di pandang lebih tepat dari para calon petahana yang sudah mendapat nilai tertentu pada masa kepimimpinannya selama lima tahun terdahulu.

“Menurut saya terlepas dari gagalnya tetapi dari analisis teoritisnya. Fenomena Petahana 9 Kabupaten kalah perlu di catat dan garis bahwai. Harus dicatat bahwa telah terjadi kebangkitan masyarakat untuk menilai pemimpinnya itu berhasil atau tidak, sementara dipihak lain pemimpinnya juga tidak tahu kemudian maju tapi rakyat tidak pilih, Berangkat dari mana ke mana dia (petahana-red) sendiri tidak tahu.” Ujarnya bernada Tanya.

Swipe up untuk membaca artikel

Drs Jonathan Nubatonis. juga menyarankan kepada Bupati – Wakil Bupati terpilih, Propinsi Bali NTB dan NTT itu sama sama diperdirikan dengan UU No. 64 tahun 58 Tentang Propinsi Bali NTB dan NTT tetapi Propinsi yang dibentuk ini, untuk Propinsi Bali sudah tidak ada Kabupaten tertinggal., dan NTB masih satu yakni Kab.Lombok Utara sedangkan Propinsi NTT masih 13 Kabupaten, dan sesuai Peppres Nomor : 6 Tahun 2020, 4 Kabupaten di daratan Pulau Sumba, 4 di daratan Pulau Timor, Kemudian Daratan Flores ada Kabupaten Lembata dan Manggarai Timur kemudian Kab Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua.

Baca Juga :   Besok 201020. Gubernur  Viktor B Laiskodat Resmikan Kecamatan Loaholu di Rote Ndao NTT
  • Bagikan