Penyerapan Dana Penanganan Covi19 Kab. Nagekeo belum mencapai 50 Persen

  • Bagikan
PenaIndonesia

Pena-indonesia.com. KUPANG.  Penyerapan anggaran untuk penanganan Covid 19 belum maksimal karena belum mencapai 50 persen sementara pelaksanaan anggaran tahun 2020 sudah berada diposisi penghujung akhir tahun.

Hal ini dilontarkan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kab. Nagekeo Antonius Moti yang ditemui di Hotel Silvia Kupang belum lama ini.

Swipe up untuk membaca artikel

Antonius Moti. mengatakan, Dana itu sebesar Rp 30. Milyard  melalui  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2020. Anggaran ini ditempatkan pada tiga pos utama yaitu pos kesehatan, Penanganan dampak ekonomi dan pada pos bantuan jaring pengamanan sosial baik berupa Bantuan Sosial (Bansos) maupun belanja tak terduga lainnya.

Dari ketiga pos ini baik penanganan dampak ekonomi dan jaring pengamanan sosial maupun bantuan dampak ekonomi usaha
baru terserap sebesar Rp. 14 M. artinya masih dibawah 50 persen. pungkasnya.

Menurut Anton Moti, Pemerintah Kab Nagekeo dalam realisasi penyerapan dana penanganan pandemi virus corona belum sampai 50 persen untuk masing-masing sektor ini, baginya sisa anggaran untuk penangan Covid 19 di Kab. Nagekeo dirinya optimis tidak mungkin terealisi target pencapaiannya.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPRD: Minta  Bupati Segera    Copot Direktur RSUD Baa. "KESELAMATAN RAKYAT ADALAH HUKUM YANG TERTINGGI"

Penyerapan anggaran. baik,  ada pada perlindungan sosial, program bansos tunai dan non tunai realisasinya baru berada pada posisi angka Rp. 14 Milyard dari Anggaran sebesar Rp. 30 Milyard.

  • Bagikan